AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Memutus Penularan Covid-19 dari Madura, Pemkot Surabaya Sebar Swab Hunter Sampai Larang Perjalanan

ECONOMICS
Aan Haryono/Sindonews
Kamis, 10 Juni 2021 22:16 WIB
Pemkot Surabaya berupaya memutus penularan Covid-19 dengan meminta warganya mengurangi aktivitas ke Pulau Madura dan menyebar swab hunter.
MNC Media

IDXchannel - Pemkot Surabaya berupaya memutus penularan Covid-19 dengan meminta warganya mengurangi aktivitas ke Pulau Madura. Bahkan, Satpol PP Kota Surabaya dilarang bepergian ke Bangkalan dan sekitarnya untuk meminimalisir penularan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, selain menerapkan penyekatan di Jembatan Suramadu, pihaknya juga melakukan swab hunter di Kota Surabaya. Ikhtiar yang dilakukan ini sebagai langkah deteksi dini dan mencegah laju penularan COVID-19 di Surabaya.

"Swab massal dan swab hunter di Kota Surabaya, baik di pemukiman keramaian dan yang kemungkinan ada lonjakan sudah dilakukan. Hari ini concern di dalam kota. Jadi kasus di dalam (Surabaya) jangan sampai meningkat," kata Eri, Kamis (10/6/2021).

Ia juga meminta kepada masyarakat agar turut serta mendukung kerja keras yang dilakukan Satgas COVID-19 Surabaya. Salah satunya adalah dengan disiplin menerapkan 5M protokol kesehatan (prokes). Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Saya minta warga waspada, 5M dijalankan agar bisa maksimal pemkot. Saya berharap semua warga Surabaya supaya bisa jaga diri lewat 5M prokes," katanya.

Di lingkungan Pemkot Surabaya, Satpol PP juga mengeluarkan pengumuman yang meminta anggotanya, baik PNS maupun non PNS untuk tidak bepergian ke Madura. Semua itu dilakukan untuk meminimalisir penularan COVID-19.

"Ditujukan untuk semua anggota Satpol PP yang berdomisili maupun tidak di Madura untuk tidak melakukan perjalanan Surabaya-Madura maupun Madura-Surabaya  terhitung 9 Juni sampai 22 Juni," tulis Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christianto.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD