AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Menteri ESDM Pastikan RI Tak Lagi Krisis Pasokan Batu Bara Tahun Ini

ECONOMICS
Athika Rahma
Jum'at, 18 Februari 2022 07:54 WIB
ESDM menargetkan produksi batu bara tahun ini mencapai 663 juta ton. Menteri ESDM Arifin Tasrif optimis krisis batu bara tidak akan terulang kembali.
Menteri ESDM Pastikan RI Tak Lagi Krisis Pasokan Batu Bara Tahun Ini (FOTO: MNC Media)
Menteri ESDM Pastikan RI Tak Lagi Krisis Pasokan Batu Bara Tahun Ini (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi batu bara tahun ini mencapai 663 juta ton. Menteri ESDM Arifin Tasrif optimis krisis batu bara tidak akan terulang kembali seperti tahun lalu.

Arifin mengungkapkan, total kebutuan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar 127,1 juta metrik ton (MT), dengan rincian 64,2 juta MT dipergunakan untuk PLTU Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan 62,9 juta untuk Independent Power Producer (IPP). 

"Rata-rata kebutuhannya mencapai 10 - 11 juta MT per bulan," ungkap Arifin dalam keterangannya, ditulis Jumat (17/2/2022).

Ke depan, kebutuhan batubara domestik diproyeksi akan terus meningkat dalam kurun waktu lima tahun mendatang. 

Peningkatan ini terjadi pada sektor pembangkit dan industri. "Dari 165,75 juta ton pada 2022 meningkat menjadi 208,54 juta ton di tahun 2025," ungkapnya.

Pada bulan Januari 2022, produksi batubara telah mencapai 34 juta ton. Sebanyak 13 juta ton telah dimanfaatkan untuk kebutuhan domestic market obligation (DMO) dan 12 juta ton diekspor.

"Pada tahun 2022 dari rencana produksi batubara 663 juta ton, rencana DMO adalah 166 juta ton," katanya.

Untuk mencegah krisis batu bara terulang, pemerintah tengah mengambil langkah tegas memastikan pasokan batubara untuk PLN pada tahun 2022. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara bersama PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem enforcment real time. 

"Sistem ini menggabungkan sistem pengawasan di lapangan dan sistem digital yang langsung terintegrasi dengan sistem informasi manajemen di Ditjen Minerba," kata Arifin.

Apabila terjadi kegagalan loading di lokasi tertentu, sistem ini akan memberikan pemberitahuan atau notifikasi ke sistem Ditjen Minerba dan secara otomatis akan mengirim Surat Peringatan. Dengan demikian dapat dilakukan corrective action secara cepat, tepat dan terukur.

PLN juga telah mengubah kontrak dari flesibilitas menjadi fixed jangka panjang dengan perusahaan produsen batubara sekaligus mengimplementasikan Kepmen ESDM Nomor 139 tahun 2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri.

Tak hanya itu, PLN juga telah menyelesaikan masalah volume, logistik, kontrak, pengawasan dan enforcement hingga menambah kapasitas dan kecepatan pembongkaran. 

"Volume pasokan batubara ke PLTU milik PLN dari perusahaan tambang termuat dalam persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang wajib dipatuhi oleh perusahaan," tegas Arifin. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD