AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Meski Kesulitan Ekonomi, Begini Perjuangan Raihan Kembali Bersekolah

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 27 Mei 2022 01:05 WIB
Raihan, diusianya yang masih 11 tahun ini memiliki cita-cita yang tinggi seperti teman-temannya.
Meski Kesulitan Ekonomi, Begini Perjuangan Raihan Kembali Bersekolah. (Foto: ACT/Adv)
Meski Kesulitan Ekonomi, Begini Perjuangan Raihan Kembali Bersekolah. (Foto: ACT/Adv)

IDXChannel – Raihan, diusianya yang masih 11 tahun ini memiliki cita-cita yang tinggi seperti teman-temannya. Sayangnya, Raihan tak memiliki kesempatan seperti anak-anak seusianya, dirinya terpaksa untuk putus sekolah. Himpitan ekonomi yang dialami keluarganya menyebabkan Raihan harus mengubur impiannya untuk dapat bersekolah. Padahal, semangatnya dalam menuntuk ilmu sangatlah tinggi.

“Raihan ingin sekali bersekolah, supaya bisa membaca dan menulis seperti teman-teman Raihan yang lain,” ungkap Raihan saat Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan menyambangi rumahnya pada Rabu (9/3/2022) siang.

Keadaan yang sama dialami pula oleh ketiga kakaknya yang juga harus berhenti sekolah karena kendala ekonomi yang menyebabkan mereka untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam membantu perekonomian keluarganya, Raihan saat ini bekerja sebagai penjual kertas doa di pinggir jalan.

“Penghasilan dari jualan tidak tentu. Terkadang dapat Rp10 ribu sampai Rp30 ribu, kadang tidak dapat sama sekali. Padahal setiap kali berjualan memerlukan modal Rp 12 ribu, apalagi saat ini musim hujan, orang jarang mampir,” jelas Raihan.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD