AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

OJK Minta Perbankan Hati-hati Tambah Modal dari Right Issue

ECONOMICS
Hafid Fuad
Kamis, 04 Maret 2021 16:26 WIB
Saat ini, Rights Issue menjadi strategi yang sedang dan akan dilakukan Bank dalam pemenuhan modal Inti minimum Rp2 triliun di tahun 2021.
OJK Minta Perbankan Hati-hati Tambah Modal dari Right Issue (FOTO:MNC Media)
OJK Minta Perbankan Hati-hati Tambah Modal dari Right Issue (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengingatkan, kepada perbankan berhati-hati untuk menambah modal disetor. Baik menggunakan skema setoran pemilik ataupun dengan Rights Issue. 

Saat ini, Rights Issue menjadi strategi yang sedang dan akan dilakukan Bank dalam pemenuhan modal Inti minimum Rp2 triliun di tahun 2021. 

"Kami concern dana pemegang saham publik harus dapat bernilai tambah. Khususnya pada bank yang melakukan pemenuhan modal dari right issue. Ini harus didukung dengan strategi yang dapat mendorong kinerja Bank ke depan. Kuncinya harus punya visi jangan sekedar dapat modal untuk operasional," ujar Heru dalam webinar di Jakarta, Kamis (4/3/2021). 

Setidaknya terdapat beberapa bank yang akan melakukan Rights Issue yaitu PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang akan melakukan pada 4 Maret 2021. Rencana rights issue dengan harga Rp 2.350.  

Berikutnya PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) juga berencana akan Rights Issue. Perseroan akan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III 2.285.792.296 saham baru. Nilai itu setara dengan 33,79% dari modal disetor Bank Maspion pada saat pengumuman RUPSLB.  

Tidak hanya dari pasar modal, tapi perbankan juga bersiap akan melakukan opsi mencari Investor strategis dengan skema akuisisi. Termasuk upaya diakuisi oleh grup Bank besar atau menjadi anggota Kelompok Usaha Bank (KUB).  

"Untuk itu kami minta investor yang akan masuk ke Bank harus punya komitmen mengembangkan Bank ke depan. Juga kepada pemilik Bank agar melakukan penilaian bank miliknya menggunakan penilaian yang wajar," kata dia. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD