AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Pandemi Covid Bikin Jumlah Orang Miskin di RI Bertambah 1,12 Juta Orang

ECONOMICS
Feby Novalius
Jum'at, 16 Juli 2021 06:36 WIB
Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia dan kasusnya sampai saat ini masih sangat tinggi, berimbas pada meningkatnya jumlah orang miskin di Indonesia.
Pandemi Covid Bikin Jumlah Orang Miskin di RI Bertambah 1,12 Juta Orang (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia dan kasusnya sampai saat ini masih sangat tinggi, berimbas pada meningkatnya jumlah orang miskin di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di perkotaan mengalami kenaikan 138,1 ribu orang. Di mana sebelumnya 12,04 juta orang pada September 2020 menjadi 12,18 juta orang pada Maret 2021.

Secara persentase, kenaikan penduduk miskin di perkotaan hanya 0,01 persen poin, dari sebelumnya 7,88 persen pada September 2020 menjadi 7,89 persen pada Maret 2021.


Sementara itu, untuk jumlah penduduk miskin pada Maret 2021 mencapai 27,54 juta orang atau turun 0,01 juta orang dibandingkan September 2020 sebesar 27,55 juta orang. Jumlah penduduk miskin menurun karena adanya pemulihan di berbagai sektor ekonomi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, persentase penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2021 tercatat sebesar 10,14 persen atau turun dibandingkan September 2020 yang sebesar 10,19 persen.

"Secara jumlah, penduduk miskin pada Maret 2021 ini tercatat sebesar 27,54 juta orang atau turun 0,01 juta orang dibandingkan September 2020. Tapi masih meningkat 1,12 juta orang dibandingkan Maret 2020," kata Margo. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD