AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Pasokan Gas Rusia Seret, Jerman Terancam Kemiskinan hingga Industri Lumpuh 

ECONOMICS
Michelle Natalia
Sabtu, 25 Juni 2022 18:37 WIB
Jerman dibanyangi kelumpuhan sektor industri dan naiknya tingkat kemiskinan imbas krisis gas Rusia.
Pasokan Gas Rusia Seret, Jerman Terancam Kemiskinan hingga Industri Lumpuh  (Dok.MNC)
Pasokan Gas Rusia Seret, Jerman Terancam Kemiskinan hingga Industri Lumpuh  (Dok.MNC)

IDXChannel - Jerman tengah menuju krisis gas mengingat rendahnya pasokan yang diberikan Rusia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck. 

Rendahnya pasokan tersebut disebut bisa menyebabkan kelumpuhan besar dalam industri di Jerman. Dikhawatirkan, angka kemiskinan di Jerman bisa melonjak jika kondisi ini terus berlangsung.

"Perusahaan harus menghentikan produksi, memberhentikan pekerja mereka, rantai pasokan akan runtuh, orang akan berhutang untuk membayar tagihan pemanas mereka, bahwa orang akan menjadi lebih miskin," ujar Habeck kepada media Jerman, Der Spiegel dikutip Reuters Sabtu (25/6/2022).

Sejauh ini, Jerman menggantungkan hampir 40% pasokan gasnya pada Rusia. Gas itu dialiri melalui pipa Nord Stream I. Di kondisi sekarang, Rusia mengatakan bahwa turbin yang digunakan untuk memompa gas di pipa itu sedang dalam perbaikan di Kanada. Hal ini kemudian memicu pemotongan pasokan, bukan hanya ke Jerman, namun juga ke seluruh Eropa.

Habeck menuduh aksi pemotongan ini merupakan manuver yang disengaja oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Jerman menentang aksi Moskow dalam menyerbu Ukraina dan bahkan memberikan bantuan persenjataan pada Kyiv.

"Ini adalah tempat berkembang biak terbaik bagi populisme, yang dimaksudkan untuk melemahkan demokrasi liberal kita dari dalam," tambahnya seraya menambahkan bahwa rencana Putin tidak boleh dibiarkan berhasil. Dalam mitigasi krisis, Jerman memiliki tiga fase darurat energi. Fase pertama sudah diumumkan 30 Maret lalu, sebulan setelah Rusia menyerang Ukraina," ungkapnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD