"Ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi baru dan kerentanan sosial," katanya.
Menurut para ekonom PBB, ekonomi dunia cukup tangguh menghadapi kenaikan tajam tarif AS tahun lalu. Hal ini didukung oleh pengeluaran konsumen yang solid dan inflasi yang mereda, yang membantu mempertahankan pertumbuhan. Namun, mereka memperingatkan bahwa ancaman penurunan masih tetap ada. (Wahyu Dwi Anggoro)