AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Pemerintah Kantongi Rp35 Triliun dari Lelang Utang Negara

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 03 Februari 2021 12:00 WIB
Pemerintah Kantongi Rp35 Triliun Dari Lelang Utang Negara
Pemerintah Kantongi Rp35 Triliun Dari Lelang Utang Negara  (FOTO: MNC Media)
Pemerintah Kantongi Rp35 Triliun Dari Lelang Utang Negara (FOTO: MNC Media)
IDXChannel - Kementerian Keuangan mendapatkan total dana sebesar Rp35 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (2/2/2021). 
 
Total penawaran yang masuk untuk tujuh seri SUN di sistem lelang Bank Indonesia (BI) ini adalah sebesar Rp83,7 triliun. 
 
Terdapat tujuh seri yang dilelang yaitu SPN03210505, SPN12220203, FR0086, FR0087, FR0088, FR0083, dan FR0089. 
 
"Dengan mempertimbangkan yield atau imbal hasil SBN yang wajar di pasar sekunder serta rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2021, termasuk untuk pembiayaan program Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp35 triliun," tertulis keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) di Jakarta, Selasa (2/2/2021). 
 
Selain itu, Appetite investor pada lelang SUN di pasar perdana awal Februari 2021 meningkat signifikan. Demand  investor pada lelang kali ini terlihat sangat solid tercermin dari bids yang masuk sebesar Rp83,8 triliun. Dibandingkan dengan incoming bids pada lelang SUN sebelumnya, terdapat kenaikan demand  lebih dari 50%. 
 
Selain itu, bids to cover ratio pada lelang kali ini juga meningkat dari 2,26 kali di lelang sebelumnya menjadi 2,39 kali. Adapun fokus investor pada lelang kali ini adalah dua SUN seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun. 
 
Sementara itu, incoming bids untuk kedua seri tersebut mencapai 62,5% dari total, dimana tenor 10 tahun merupakan seri yang paling diminati dengan permintaan yang masuk mencapai Rp34,8 triliun. 
 
"Partisipasi investor asing pada lelang hari ini mencapai 17,6% dari total bids meningkat signifikan dari lelang SUN sebelumnya yaitu sebesar 13,7%. Persentase partisipasi asing di lelang perdana kali ini merupakan yang tertinggi selama tahun 2021," tulisnya 
 
Lalu, Yield tertinggi yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini (cut off rate) secara umum tercatat lebih rendah apabila dibandingkan dengan cut off rate pada lelang sebelumnya. Penurunan terbesar terdapat pada tenor 10 tahun yang mencapai 11 bps. 
 
Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2021, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2021. 
 
Pemerintah optimis kondisi pasar akan tetap kondusif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembiayaan APBN melalui penerbitan SBN. (Sandy)
 
 
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD