AALI
9600
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
212
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.09
-0.81%
-4.37
IHSG
6971.29
-0.64%
-44.77
LQ45
1002.80
-0.79%
-7.94
HSI
22039.11
-0.86%
-190.41
N225
26967.33
0.36%
+96.06
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
870,489 / gram

Pemerintah Kembali Buka Keran Ekspor CPO, Petani Sawit: Terima Kasih, Pak Jokowi!

ECONOMICS
Kamis, 19 Mei 2022 22:47 WIB
para petani sawit menyatakan kegembiraannya sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.
Pemerintah Kembali Buka Keran Ekspor CPO, Petani Sawit: Terima Kasih, Pak Jokowi! (foto: MNC Media)
Pemerintah Kembali Buka Keran Ekspor CPO, Petani Sawit: Terima Kasih, Pak Jokowi! (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah memastikan bahwa keran ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) kembali dibuka, terhitung mulai Senin (23/5/2022) mendatang. Langkah ini diambil setelah pemerintah menilai bahwa pasokan minyak goreng dalam negeri telah mulai membaik, dengan harga yang sebelumnya melambung, juga sudah mulai melandai.

Merespon kebijakan ini, para petani sawit menyatakan kegembiraannya sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, yang dinilai telah mendengarkan dan memperhatikan keluh-kesah mereka.

Sebagaimana diketahui, para petani sawit mengeluhkan harga jual Tandan Buah Segar (TBS) yang seketika jatuh sejak aktivitas ekspor CPO dilarang oleh pemerintah. Jatuhnya harga TBS terjadi lantaran daya serap perusahaan kelapa sawit (PKS) menurun karena tak lagi melakukan ekspor, sehingga banyak TBS hasil produksi petani yang tidak terserap.

"Terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang sudah membuka kembali larangan ekspor minyak sawit," ujar Sekretaris Jendral Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (19/5/2022).

Darto menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi pernyataan Presiden atas pencabutan larangan ekspor bahan baku minyak goreng ini. Dia bilang, dengan keputusan Presiden ini, para petani sawit di daerah bisa kembali normal seperti semula dan roda ekonomi petani sawit lebih baik kembali. 

"Sebagaimana yang dijelaskan oleh beliau, kami memang mendukung kebijakan beliau dan telah memaklumi kebijakan itu," jelasnya. 

Darto pun berharap, ada konsistensi dari kementerian terkait seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertanian untuk merubah tata kelola sawit Indonesia serta memperbaiki tata kelola BPDP-KS yang selama ini hanya berpihak kepada golongan orang tertentu. 

"Ini juga menjadi point kami saat bertemu Bapak Presiden di Istana Negara Jakarta pada tanggal 23 Maret 2022 untuk pembenahan regulasi dan BPDPKS. Jadi, sekali lagi, terima kasih Pak Presiden," tegas Darto. (TSA).

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD