AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Pemilik Grup Texmaco Siap Lunasi Utang ke Negara Rp8 Triliun

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Selasa, 07 Desember 2021 10:52 WIB
Pengusaha nasional sekaligus pemilik Grup Texmaco Marimutu Sinivasan menyatakan siap melunasi utang ke negara total sebesar Rp8,095 triliun.
Pemilik Grup Texmaco Siap Lunasi Utang ke Negara Rp8 Triliun (FOTO: MNC Media)
Pemilik Grup Texmaco Siap Lunasi Utang ke Negara Rp8 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pengusaha nasional sekaligus pemilik Grup Texmaco Marimutu Sinivasan menyatakan siap melunasi utang ke negara total sebesar Rp8,095 triliun atau sekitar USD558 juta kepada negara. Namun ia membutuhkan waktu selama 7 tahun untuk melunasi seluruh utang tersebut.

Marimutu menjelaskan, Utang komersial sebesar ini didasarkan pada Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara Pada Kasus Grup Texmaco oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Deputi Bidang Pengawasan Khusus No: SR-02.00.01-276/D.VII.2/2000 tanggal 8 Mei 2000, sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional mengenai Penyelesaian Kredit Atas Nama Texmaco yang ditandatangani pada 25 Februari 2000. 

Nota Kesepakatan ini ditandatangani oleh Saifuddien Hasan (Dirut PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Cacuk Sudarijanto (Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional), dengan diketahui oleh Bambang Sudibyo (Menteri Keuangan). 

“Baik kepada Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia maupun kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III, saya mengakui Grup Texmaco memiliki utang kepada negara sebesar Rp 8.095.492.760.391,” ungkap Marimutu dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Namun, Marimutu mengungkapkan, untuk melunasi seluruh utang BLBI tersebut, ia membutuhkan waktu selama 7 tahun.

“Saya beriktikad baik untuk menyelesikannya dengan meminta waktu 2 tahun grace period dan 5 tahun penyelesaiannya (total 7 tahun),” ungkap Marimutu. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD