sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penghentian Insentif Mobil Listrik di 2026 Dinilai Kurang Tepat, Ini Alasannya

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
02/01/2026 18:33 WIB
Rencana pemerintah menghentikan insentif mobil listrik pada 2026 kurang tepat
Penghentian Insentif Mobil Listrik di 2026 Dinilai Kurang Tepat, Ini Alasannya
Penghentian Insentif Mobil Listrik di 2026 Dinilai Kurang Tepat, Ini Alasannya

IDXChannel – Rencana pemerintah menghentikan insentif mobil listrik pada 2026 kurang tepat. Pasalnya, nilai insentif yang dikeluarkan negara jauh lebih kecil dibandingkan beban ekonomi akibat kerusakan lingkungan dari emisi transportasi.

“Pemerintah harus sadar biaya kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan akibat emisi transportasi jauh lebih mahal harganya dibandingkan nilai rupiah insentif yang diberikan saat ini," kata Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform atau IESR Fabby Tumiwa, Jumat (2/1/2026).

Dia menambahkan, kendaraan fosil mendominasi jalanan akan memicu biaya pemulihan ekologi yang jauh lebih mahal bagi negara.

"Kebijakan pencabutan insentif ini menunjukkan cara pandang jangka pendek yang mengabaikan beban krisis iklim di masa depan," kata dia. 

Dia menjelaskan, jika insentif PPN 10 persen dicabut, harga kendaraan listrik akan melonjak dan minat masyarakat untuk beralih dipastikan merosot tajam. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement