sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penutupan Selat Hormuz Berisiko Guncang Ekonomi Dunia

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
14/03/2026 12:35 WIB
Selat Hormuz merupakan jalur distribusi energi yang sangat vital bagi perekonomian dunia.
Penutupan Selat Hormuz Berisiko Guncang Ekonomi Dunia (Foto: dok AP)
Penutupan Selat Hormuz Berisiko Guncang Ekonomi Dunia (Foto: dok AP)

Dengan asumsi ICP dalam APBN 2026 sebesar USD70 per barel, lonjakan harga minyak global berpotensi berdampak signifikan terhadap defisit anggaran. Jika rata-rata ICP sepanjang 2026 mencapai USD90 per barel, tambahan defisit APBN diperkirakan mencapai sekitar Rp136 triliun.

Sementara itu, apabila harga minyak rata-rata menembus USD100 per barel hingga akhir tahun, tambahan defisit APBN berpotensi meningkat hingga sekitar Rp204 triliun.

Komaidi menilai kondisi ini perlu diantisipasi pemerintah mengingat volatilitas harga energi global sangat dipengaruhi dinamika geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi dunia.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement