AALI
9925
ABBA
294
ABDA
6725
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
198
ACST-R
0
ADES
3680
ADHI
850
ADMF
7600
ADMG
192
ADRO
2280
AGAR
358
AGII
1465
AGRO
1475
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
71
AIMS
418
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1390
ALKA
358
ALMI
308
ALTO
226
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.5%
-2.55
IHSG
6657.00
-0.54%
-36.41
LQ45
948.03
-0.52%
-4.92
HSI
24243.89
-0.57%
-139.43
N225
28362.45
0.85%
+238.17
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Peringatan WHO! Asia Pasifik Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Covid Varian Omicron

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Jum'at, 03 Desember 2021 16:31 WIB
WHO memberikan peringatan kepada negara-negara di Asia Pasifik untuk bersiap menghadapi gelombang lonjakan kasus covid kembali.
Peringatan WHO! Asia Pasifik Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Covid Varian Omicron (FOTO: MNC Media)
Peringatan WHO! Asia Pasifik Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Covid Varian Omicron (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memberikan peringatan kepada negara-negara di Asia Pasifik untuk bersiap menghadapi gelombang lonjakan kasus covid kembali. Pasalnya varian terbaru yakni Omicron telah menyebar cepat ke berbagai negara.

Seperti diketahui, varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika selatan bulan lalu dan dijuluki sebagai varian yang mengkhawatirkan oleh WHO. Para ilmuwan saat ini masih mengumpulkan data untuk menentukan seberapa menularnya, dan tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya.

Telah dilaporkan beberapa negara-negara di Asia Pasifik sudah mendeteksi kasus varian Omicron diantaranya seperti di Jepang , Korea Selatan , Singapura , Malaysia , dan India . Banyak pemerintah telah menanggapi dengan memperketat aturan perjalanan.

Direktur regional WHO untuk Pasifik barat, Takeshi Kasai mengatakan bahwa pengendalian perbatasan hanya mengulur waktu saja. Dia menyarankan agar setiap negara di Asia Pasifik bersiap menghadapi lonjakan kasus baru.

 “Pengendalian perbatasan dapat mengulur waktu, tetapi setiap negara dan setiap komunitas harus bersiap menghadapi lonjakan kasus baru,” kata Takeshi Kasai, seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA), Jumat (3/12/2021).

“Masyarakat tidak boleh hanya mengandalkan tindakan perbatasan. Yang paling penting adalah mempersiapkan varian ini dengan potensi penularan yang tinggi. Sejauh ini, informasi yang tersedia menunjukkan bahwa kita tidak perlu mengubah pendekatan kita,” lanjut Kasai.

Kasai mengatakan bahwa negara-negara harus memanfaatkan pelajaran dari berurusan dengan varian Delta dan mendesak mereka untuk sepenuhnya memvaksinasi kelompok rentan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti pemakaian masker dan aturan jarak sosial.

Terlepas dari pembatasan pengunjung internasional, Australia menjadi negara terbaru pada hari Jumat yang melaporkan penularan komunitas Omicron, sehari setelah ditemukan secara lokal di lima negara bagian Amerika. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD