sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran Sabet Penghargaan Lingkungan

Economics editor Tangguh Yudha
27/07/2024 16:02 WIB
Penghargaan diberikan lantaran perusahaan tersebut sukses menjalankan program konservasi penyu berbasis masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran Sabet Penghargaan Lingkungan (foto: MNC Media)
Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran Sabet Penghargaan Lingkungan (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran berhasil menyabet penghargaan dalam IDX Channel Anugerah ESG 2024 yang digelar pada Jumat (26/7/2024).

Penghargaan diberikan lantaran perusahaan tersebut sukses menjalankan program konservasi penyu berbasis masyarakat.

Dhita Utami selaku Community Development Officer Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran menjelaskan bahwa program konservasi penyu ini merupakan salah satu dari lima program lingkungan yang sukses dijalankan.

Disebut, program ini berperan aktif dalam pelestarian tiga jenis penyu yang saat ini dilindungi di Indonesia.

"Perasaan kami sangat senang dan ini adalah bentuk apresiasi juga dari IDX Channel untuk kami Pertamina. Karena ini adalah sebuah pengakuan atas kontribusi kami terhadap lingkungan, sosial, dan governence kami sehingga kami bisa benar-benar berkontribusi nyata untuk masyarakat," kata Dhita.

"Ini adalah konservasi penyu masyarakat yang ada di ring 1 wilayah operasional kantor kami. Kegiatan ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat serta perlindungan keanekaragaman hayati di Kelurahan Serangan," tambahnya.

Dhita menyampaikan bahwa kedepan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran akan terus menjalankan program-program lain yang terkait lingkungan. Di mana nantinya akan berlangsung transfer pengetahuan dengan kelompok-kelompok baru tentang pentingnya merawat lingkungan. 
Tahun ini, Konservasi Penyu TCEC Serangan telah dinilai mandiri dan mampu berdaya secaraekonomi untuk anggota pelestari penyu. Replikasi kelompok sudah diinisiasi sehingga semakin banyak konservasi yang memiliki visi dan misi yang sama yaitu melakukan pelestarian penyu.

"Ini memang program lima tahunan dan tahun ini adalah tahun ke lima di mana sudah exit program tapi kita juga nantinya akan melakukan replikasi program di lokasi lain, yaitu di pantai Biaung, Denpasar di mana kita juga mentransfer pengetahuan dengan kelompok yang baru," tutupnya.

(Taufan Sukma)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement