AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

PPKM Level 3 Batal, Kemenhub Prediksi Ada Kenaikan Mobilitas hingga 7,1 Persen

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Kamis, 09 Desember 2021 18:10 WIB
Pasca dibatalkannya pengumuman PPKM Level 3 diproyeksi terjadinya pergerakan mobilitas masyarakat hingga 7,1 Persen.
PPKM Level 3 Batal, Kemenhub Prediksi Ada Kenaikan Mobilitas hingga 7,1 Persen (FOTO:MNC Media)
PPKM Level 3 Batal, Kemenhub Prediksi Ada Kenaikan Mobilitas hingga 7,1 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah membatalkan PPKM Level 3 saat nataru. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun telah melakukan survei selama 3 kali dalam rangka memproyeksikan kenaikan mobilitas di masa Libur Natal dan Tahun Baru 2022. 

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan pasca dibatalkannya pengumuman PPKM Level 3 diproyeksi terjadinya pergerakan mobilitas masyarakat hingga 7,1 Persen.  

“Kami di Kemenhub telah melakukan survei selama 3 kali yaitu di bulan Oktober November dan di bulan Desember khususnya setelah diumumkan pembatalan pemberlakuan PPKN level 3 di seluruh Indonesia dan diikuti oleh berbagai daerah,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati  dalam konferensi Pers, Kamis (9/12/2021).  

Adapun survei oleh kemenhub ini diikuti oleh 49 ribu responden secara nasional dan dilakukan secara online di seuruh wilayah di Indonesia.  

“Adapun wilayah yang paling banyak diikuti oleh responden adalah wilayah Jawa dan Bali hasilnya memperlihatkan bahwa dengan dibatalkannya ppkm di seluruh Indonesia masih terdapat potensi pergerakan sebesar 7,1% atau sekitar 11 juta orang yang akan melakukan mobilitas atau melakukan perjalanan," paparnya.  

Untuk Jabodetabek  potensi mobilitas masyarakatnya diprediksi oleh kemenhub sebesar 7 persen atau 2,3 Juta orang.  

Tak hanya itu selain melakukan survei ini di kementerian perhubungan telah meminta masukan dari berbagai pihak termasuk pengamatan transportasi sosiologi dan stakeholder lainnya dalam rangka untuk penyusunan kebijakan transportasi. Ini tentu menjadi pertimbangan yang tentu sangat penting bagi kami kementerian perhubungan untuk menyusun aturan terkait dengan pengendalian transportasi,” urainya. 

Dengan begitu, Kemenhub akan mengantisipasi kecenderungan ini  dan menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan. 

“Setidaknya angkanya tadi sudah kami dapatkan dari hasil survei tadi secara umum kebijakan pengendalian transportasi dilakukan terhadap semua moda transportasi baik darat laut udara dan juga kereta api,” tandasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD