AALI
9900
ABBA
410
ABDA
6500
ABMM
1575
ACES
1270
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3050
ADHI
1085
ADMF
7775
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2250
AGRO-R
0
AGRS
191
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1010
AKRA
4290
AKSI
404
ALDO
915
ALKA
236
ALMI
246
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.93
-0.11%
-0.57
IHSG
6617.37
0.22%
+14.80
LQ45
949.24
-0.1%
-0.93
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Produsen Semen Akui Kenaikan harga Batu Bara Berdampak pada Kinerja

ECONOMICS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 07 September 2021 14:13 WIB
Kenaikan harga batu bara turut mengganggu kinerja operasional PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR).
Kenaikan harga batu bara turut mengganggu kinerja operasional PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). (Foto: MNC Media)
Kenaikan harga batu bara turut mengganggu kinerja operasional PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Harga batu bara di pasar internasional saat ini hampir menyentuh angka USD 180 per ton. Kenaikan ini turut mengganggu kinerja operasional PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) yang menggunakan batu bara untuk kegiatannya.

Direktur Utama Semen Baturaja, Jobi Triananda Hasjim mengatakan, batu bara yang digunakan Perseroan berasal dari Sumatera Selatan, dimana daerah tersebut kaya akan batu bara.

"Kebetulan Sumatera Selatan kaya dengan batu bara, jadi pemasoknya adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan juga ada tambang-tambang swasta yang berada di sekitar Sumatera Selatan," ujar Jobi dalam Public Expose Live 2021, Selasa (7/9/2021).

Jobi menambahkan, pihaknya memperkirakan volume kebutuhan batu bara di tahun ini sekitar 250.000 ton, dan komoditas ini  cukup signifikan sebagai bahan bakar kita.

"Mudah-mudahan harganya bisa kembali normal setelah ada terjadi kenaikan cukup signifikan yang sangat mengganggu operasional kita," kata dia.

Jobi menyebut, kenaikan harga batu bara saat ini sudah cukup tinggi jika mengacu kepada pasar internasional. Namun, karena lokasi Perseroan yang berada di Sumatera Selatan cukup menguntungkan karena langsung membeli batu bara dari pemasok utama di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah karena SMBR berada di Sumsel dan selain kita dengan membeli dari pemasok utama Bukit Asam, kita juga dapat pemasok lokal dimana harganya tidak floating mengikuti harga batu bara dunia, sehingga ini kita bisa membranding antara pasokan PTBA dan non PTBA," ucapnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD