Purbaya menegaskan bahwa manajemen pengawasan pasar keuangan ini dilakukannya secara ketat dan proaktif dari jam ke jam, guna memastikan pergerakan dana asing tidak keluar lagi dari Indonesia.
"Saya monitor dari waktu ke waktu. Pagi jam 11 Pak Minto saya telepon, Pak Minto sudah masuk berapa. Nanti jam 4 saya telpon lagi, jam 6 saya telepon lagi. Tapi kita melakukan tindakan nyata kembalikan kepercayaan ke pasar finansial, karena saya bisanya di bond saya masuk di bond. Saya sudah masuk sebesar itu," kata Purbaya.
Purbaya menegaskan bahwa seluruh kebijakan ekonomi dirancang berbasis riset data yang matang oleh tim internal kementeriannya secara profesional, yang dibuktikan dengan capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mampu meroket di level 5,6 persen.
Sambil berkelakar namun tegas, Purbaya menyatakan tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi internal jika kalkulasi tim risetnya meleset dalam memitigasi risiko makroekonomi ini.
"Saya punya tadi 400-500 orang, saya cari yang melototin ini terus, kalau mereka kalah ya, nanti kita pecat lah gampang lah. Ya kalau salah awas aja," kata Purbaya.
(NIA DEVIYANA)