Purbaya mengancam akan mengambil tindakan hukum yang drastis jika hingga akhir tahun aset-aset tersebut masih terparkir di luar negeri tanpa ada upaya masuk ke sistem keuangan nasional.
"Kalau mereka nanti punya uang di luar negeri enggak cepat-cepat dimasukin (ke Indonesia), saya kasih waktu sampai akhir tahun. Kalau ketahuan enggak dimasukin, saya sikat, saya kasih waktu lah ena, bulan ke depan. Jadi yang punya uang di luar pun enggak akan bisa pakai bisnis di sini," kata dia.
(Dhera Arizona)