sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raksasa Minyak AS Diprediksi Cetak Laba Tertinggi Sejak 2022

Economics editor Nia Deviyana
06/07/2026 04:00 WIB
Exxon Mobil dan Chevron diperkirakan melaporkan laba kuartal II lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kuartal pertama.
Raksasa Minyak AS Diprediksi Cetak Laba Tertinggi Sejak 2022. Foto: Freepik.
Raksasa Minyak AS Diprediksi Cetak Laba Tertinggi Sejak 2022. Foto: Freepik.

Sejak pengiriman minyak melalui Selat Hormuz kembali normal bulan lalu, Trump menginginkan harga rata-rata bensin nasional turun ke sekitar USD2,50 per galon. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata saat ini yaitu sekitar USD3,85 per galon atau sekitar 11 persen lebih rendah dibandingkan titik terendah selama masa kepresidenannya saat ini, yakni sekitar USD2,81 per galon pada akhir Desember.

Para pelobi industri minyak kini tengah meningkatkan komunikasi dengan pejabat pemerintah dan anggota parlemen guna meredam kritik.

Para eksekutif minyak mengatakan mereka memiliki pengaruh yang terbatas terhadap harga bensin eceran. Harga minyak mentah hanya menyumbang hampir setengah dari harga yang dibayar konsumen di SPBU, sementara sisanya ditentukan oleh biaya penyulingan, distribusi, pemasaran, dan pajak.

Meski harga minyak mentah acuan telah kembali ke level sebelum perang, harga bensin di AS masih sekitar 22 persen lebih tinggi dibandingkan sebelum konflik. Para analis dan pelaku industri menilai kondisi tersebut lebih disebabkan oleh ketatnya pasar fisik bahan bakar dan terbatasnya persediaan bensin, bukan semata-mata karena harga minyak mentah.

Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, mengatakan perbedaan tersebut mencerminkan tekanan struktural antara sisi pasokan dan permintaan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement