IDXChannel - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa alokasi anggaran resmi lembaganya pada 2026 sebesar Rp268 triliun, sesuai dengan ketentuan APBN. Nilai tersebut berbeda dengan informasi yang beredar yang menyebut anggaran BGN mencapai Rp335 triliun.
Dadan menjelaskan, angka Rp335 triliun merupakan hasil penggabungan anggaran utama BGN dengan dana cadangan pemerintah melalui skema Dana Standby BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) sebesar Rp67 triliun.
“Anggaran berbasis undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita memiliki anggaran Rp335 triliun itu tidak benar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, sekitar 93 persen dari total anggaran tersebut dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Sebagian besar dana itu digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini telah tersebar di berbagai daerah.