Sementara itu, realisasi program diskon tarif angkutan laut masih terus berlangsung seiring periode pelaksanaannya yang akan berakhir pada 15 Agustus 2026 mendatang. Hingga 6 Juli 2026, program ini telah dimanfaatkan oleh 481.503 penumpang atau sekitar 69 persen dari target sebanyak 693.690 penumpang, dengan realisasi anggaran saat ini sebesar Rp46,9 miliar.
Dengan periode pelaksanaan yang lebih panjang dibandingkan program diskon transportasi lainnya, realisasi program ini diperkirakan akan terus meningkat hingga berakhirnya masa pemberian insentif.
Selanjutnya, realisasi program insentif transportasi penyeberangan juga menunjukkan capaian yang signifikan. Berdasarkan data boarding, hingga 5 Juli 2026 tercatat sebanyak 1.125.088 penumpang telah memanfaatkan insentif tersebut atau mencapai 93,25 persen dari target sebanyak 1.206.585 penumpang.
Jumlah tersebut terdiri atas 959.880 penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan 360.141 kendaraan dan 165.208 penumpang pejalan kaki.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah memberikan pembebasan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan yang secara keseluruhan setara dengan potongan sekitar 21,11 persen dari harga tiket penyeberangan. Insentif tersebut diberikan kepada penumpang pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua (Golongan II), serta kendaraan pribadi Golongan IVA pada 14 pelabuhan penyebrangan dengan 7 lintasan yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry.