sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro

Economics editor Rohman Wibowo
03/05/2026 02:02 WIB
Faisal mengingatkan pemerintah untuk perlu merancang strategi fiskal kembali seraya menggunakan anggaran secara penuh kehati-hatian (prudent).
RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro. (Foto Istimewa)
RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro. (Foto Istimewa)

"Lonjakan ini terjadi padahal dampak penuh dari konflik belum tercermin dalam periode tersebut, sehingga menjadi sinyal awal bahwa beban energi pada APBN akan jauh lebih berat dari asumsi awal," ujar dia.

Tekanan ke depan bakal diperberat dari seberapa lamanya eskalasi konflik Timteng. Sampai kini, belum ada tanda de-eskalasi konflik, sementara kalkulasi kami menunjukkan APBN hanya mampu mengompensasi kenaikan harga rata-rata minyak di kisaran USD90 per barel dengan asumsi nilai tukar Rp17 ribu.

Harga Brent sempat menyentuh USD112 per barel pada 20 Maret 2026 sebelum melandai ke kisaran USD88–103 per barel. 

Sebagai net importir minyak, Indonesia dinilai rentan terhadap depresiasi rupiah yang sedang berlangsung, karena setiap pelemahan kurs langsung membesarkan nilai impor BBM yang ditanggung pemerintah.

Adapun CORE memproyeksikan inflasi Indonesia pada 2026 akan mencapai 3-3,5 persen jika harga BBM dan LPG bersubsidi tetap dipertahankan. Proyeksi moderat tersebut masih dalam batas target inflasi Bank Indonesia, yakni 2,5 persen ±1 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement