Selain mineral, pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan Small Modular Reactor (SMR) nuklir. Airlangga mengungkapkan bahwa saat ini juga telah ada nota kesepahaman antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak AS.
"Di samping itu juga kita membuka kerja sama untuk pengembagan Small Modular Reactor Nuklir yang saat sekarang kita sudah PLN dan juga Amerika Sudah ada kerjasama Memorandum of Understanding, dan Study Visibility dengan new scale," kata Airlangga.
Untuk diketahui, SMR merupakan teknologi reaktor nuklir skala kecil yang dinilai lebih fleksibel dan efisien dibandingkan pembangkit nuklir konvensional. Teknologi ini berpotensi mendukung kebutuhan listrik nasional, terutama untuk kawasan industri maupun wilayah yang membutuhkan pasokan energi stabil dan rendah emisi.
(NIA DEVIYANA)