IDXChannel - Bank sentral negara lain akan dapat menyimpan cadangan emas mereka di Otoritas Moneter Singapura (MAS) mulai Oktober 2026.
Dilansir dari The Straits Times pada Senin (15/6/2026), Singapura ingin memperkuat posisinya sebagai pusat regional untuk perdagangan dan penyimpanan emas.
Kapasitas penyimpanan emas komersial di Singapura saat ini mencapai lebih dari 2.000 ton dan melayani pelaku pasar seperti bank emas, investor institusional, dan individu kaya.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong pada di Konferensi Logam Mulia Asia-Pasifik di Singapura hari ini.
Selain penyimpanan yang aman, bank sentral asing juga dapat secara aktif mengelola cadangan emas mereka.