sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Skema Tadpole Pinjaman Daring Dinilai Rugikan Peminjam

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
07/09/2026 15:10 WIB
AFPI diharapkan memiliki sikap yang searah dengan regulator dalam penerapan skema tadpole di industri pinjaman daring.
Skema Tadpole Pinjaman Daring Dinilai Rugikan Peminjam (FOTO:iNews Media Group)
Skema Tadpole Pinjaman Daring Dinilai Rugikan Peminjam (FOTO:iNews Media Group)

Dengan pola tersebut, pokok utang sudah tertutupi pada pembayaran awal. Bagi perusahaan, mekanisme ini dapat mengurangi risiko kerugian apabila peminjam mengalami gagal bayar pada akhir periode. Namun, dari sisi peminjam, pola tersebut membuat beban pembayaran jauh lebih berat pada awal masa pinjaman.

Nailul menilai, jika konsumen memang memiliki kemampuan untuk membayar lebih besar di awal, hal tersebut seharusnya menjadi pilihan, bukan kewajiban. Konsumen dapat diberikan opsi untuk melakukan pembayaran lebih besar atau menempatkan dana sebagai deposit yang dapat digunakan ketika dibutuhkan. Dengan mekanisme tersebut, konsumen tetap memiliki fleksibilitas menggunakan dananya dan tidak otomatis terbebani pembayaran besar pada awal masa pinjaman.

Industri Diminta Perbaiki Credit Scoring

Nailul menilai industri pindar tidak akan mengalami persoalan apabila skema Tadpole tidak lagi digunakan. Penyelenggara masih dapat menerapkan skema cicilan biasa yang membagi kewajiban pembayaran secara lebih merata setiap periode. Menurutnya, penghentian skema Tadpole justru dapat mendorong platform memperbaiki sistem penilaian kelayakan kredit atau credit scoring agar lebih prudent.

"Jika skema Tadpole tidak dipakai, industri pindar kan tidak ada masalah juga dengan skema biasa. Justru saya pribadi melihat ada tekanan ke platform untuk membuat sistem credit scoring yang lebih prudent," katanya.

Selama ini, kata Nailul, platform menganggap skema Tadpole dapat digunakan untuk mengantisipasi tingginya risiko gagal bayar. Padahal, penerapan skema tersebut membuat peminjam harus menghadapi beban pembayaran yang tinggi sejak awal.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement