AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Sosok Sulastri, Wanita yang Tetap Bangkitkan Usaha Usai Terjadi Gempa

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 27 Mei 2022 00:00 WIB
Gempa berkekuatan 6,1 Magnitudio yang terjadi di Pasaman Barat beberapa waktu lalu telah berdampak pada kehidupan banyak penyintasnya hingga saat ini
Sosok Sulastri, Wanita yang Tetap Bangkitkan Usaha Usai Terjadi Gempa. (Foto: ACT/Adv)
Sosok Sulastri, Wanita yang Tetap Bangkitkan Usaha Usai Terjadi Gempa. (Foto: ACT/Adv)

IDXChannel – Gempa berkekuatan 6,1 Magnitudio yang terjadi di Pasaman Barat beberapa waktu lalu telah berdampak pada kehidupan banyak penyintasnya hingga saat ini Seperti yang dialami Sulastri, seorang pedangan yang bertempat tinggal di Kampung Alang, Jorong Pasa Lamo, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.

Sebelum gempa melanda, Sulastri bekerja sebagai pedagang gorengan dan sayuran di depan rumahnya. Apabila dagangannya masih banyak tersisa hingga menjelang sore, Sulastri akan menghabiskan dagangan tersebut dengan membawanya keliling kampung. Penghasilan yang didapatkan Sulastri dari kerja kerasnya tersebut berkisar antara Rp 100ribu Rp200ribu bila sedang ramai.

Sulastri tidak menyerah dalam berdagang demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat berdagang, Sulastri seringkali terbayang anak sulungnya yang membutuhkan biaya besar dalam menyelesaikan kuliahnya. Sementara itu, sang suami memperoleh penghasilan dengan cara bekerja sebagai petani jagung.

“Masih ada dua anak saya yang masih membutuhkan biaya,” jelas Sulastri.

(Foto: Sulastri membereskan kembali tempat usahanya yang hancur akibat gempa)

Gempa yang terjadi mengakibatkan rumah Sulastri rusak berat, barang dagangan maupun peralatan usahanya turut tertimpa bangunan yang roboh. Kini Sulastri bersama penyintas yang lain, sementara waktu harus bertahan hidup di pengungsian.

Meskipun begitu, Sulastri mengaku segan untuk terus menunggu bantuan. Sulastri ingin segera kembali bangkit dan berjualan seperpti saat sebelum gempa.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD