AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Seperti Lintah Darat

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Kamis, 02 Desember 2021 17:35 WIB
Menjamurnya penyedia pinjaman online terutama yang ilegal harus segera dibenahi. Pasalnya, pinjol ilegal sudah seperti lintah darat.
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Seperti Lintah Darat (FOTO: MNC Media)
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Seperti Lintah Darat (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menjamurnya penyedia pinjaman online terutama yang ilegal harus segera dibenahi. Pasalnya, pinjol ilegal sudah seperti lintah darat yang mengandalkan teknologi digital.

"Ini lebih seperti lintah darat daripada aktivitas peer to peer lending. Lintah darat dengan teknologi digital," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, aktivitas pinjol ilegal yang tumbuh subur di tengah masyarakat tidak bisa dilepaskan dari faktor literasi keuangan yang rendah. Di tahun 2019 saja hanya mencapai 38,03 persen orang di Indonesia yang melek keuangan.

"Makanya literasi keuangan juga dibutuhkan untuk diperkuat di Indonesia," imbuhnya.

Lanjutnya, penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat keamanan siber. Hal ini dimaksudkan agar berbagai transaksi ekonomi digital bisa dilakukan secara aman.

"Apalagi pandemi Covid-19 membuat orang lebih banyak menjalankan aktivitas ekonomi secara online," imbuhnya.

Dia menambahkan berbagai jenis kejahatan digital yabg kerap merugikan masyarakat selaku konsumen. Antara lain pencurian data pribadi yang kian marak terjadi. "Kemudian juga skimming," tutup Sri Mulyani. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD