AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Sri Mulyani Ungkap 40 Persen BUMN yang Dapat PMN Masih Merugi

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Rabu, 15 Desember 2021 18:50 WIB
Menkeu Sri Mulyani mencatat sebanyak 40 persen BUMN yang pernah mendapatkan PMN masih mencatat kinerja negatif alias merugi.
Sri Mulyani Ungkap 40 Persen BUMN yang Dapat PMN Masih Merugi (FOTO: MNC Media)
Sri Mulyani Ungkap 40 Persen BUMN yang Dapat PMN Masih Merugi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sejak 2005-2021 pemerintah telah menyuntik modal ke BUMN sebesar total Rp695,6 triliun. Namun, sebanyak 40 persen BUMN yang mendapatkan PMN masih merugi.

"Kalau kami lihat dari kinerja BUMN (yang dapat PMN) hanya 60 persen yang datangkan laba sedangkan 40 persen rugi," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam rapat dengan DPR, Rabu (15/12/2021).

Namun  dia,  tidak membeberkan siapa saja dari 40 persen BUMN yang dimaksud. Hanya meminta agar kinerja BUMN bisa maksimal jika mendapatkan PMN.

"Ini menjadi salah satu buat kami untuk memperhatikan, makanya sebagian kemudian diminta untuk scale down (menurunkan) atau dilakukan PMN dan menyehatkan kembali agar tidak over leverage," ungkap Sri Mulyani.

Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menggelontorkan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN).

Tujuan penambahan PMN yang telah diberikan kepada BUMN dengan nilai total Rp 361,3 triliun. Di antaranya pendirian BUMN sebesar Rp 3 triliun dibagi kepada Pembiayaan dan Penjaminan Infrastruktur sebesar Rp2 triliun dan Pembiayaan Perumahan Rp1 triliun.

Sementara restrukturisasi BUMN senilai Rp 12,7 triliun yang dibagikan kepada 17 perusahaan pelat merah.

Lalu,untuk peningkatan kinerja BUMN sebesar Rp 345,6 triliun yang dibagi kepada delapan sektor. Pembiayaan ekspor sebesar Rp 23,7 triliun, penyediaan kredit mikro sebesar Rp24,01 triliun, kedaulatan pangan sebesar Rp11,45 triliun, dan pembangunan infrastruktur dan konektivitas Rp 184,17 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD