AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28871.78
1.14%
+324.80
NYSE
0.00
-100%
-15602.90
Kurs
HKD/IDR 185
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

Stafsus Menteri BUMN Beberkan Cara Pemerintah Mendata Penerima Subsidi BBM

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 06 Agustus 2022 16:48 WIB
Salah satu syarat untuk kendaraan yang mendapat subsidi adalah memiliki kapasitas mesin maksimal 1.500 cc.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemerintah bakal membatasi penerima subsidi BBM. Foto: MNC Media
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemerintah bakal membatasi penerima subsidi BBM. Foto: MNC Media

IDXChannel - Staff Khsuss Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Arya Sinulingga, mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan untuk masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi.

Arya menjelaskan pendataan tersebut kemungkinan rampung pada Agustus untuk selanjutnya berlaku efektif pada September 2022. Pendataan yang dimaksud termasuk pendaftaran ke aplikasi MyPertamina.

"Target kami sampai Agustus kita akan melakukan pendataan, mudah-mudahan nanti Perpres selesai, kemudian kita sudah bisa laksanakan subsidi energi kepada yang berhak," kata Arya dalam diskusi di MNC Trijaya, Sabtu (6/8/2022).

"Rencananya kalau Perpres September itu jadi, maka bakal segera dilakukan pembatasan," sambungnya.

Lebih lanjut Arya menjelaskan salah satu syarat untuk kendaraan yang mendapat subsidi adalah memiliki kapasitas mesin maksimal 1.500 cc yang bisa dibuktikan melalui pendaftaran yang melampirkan STNK. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD