AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Stok Masih Aman, Mendag Tegaskan Tak Akan Impor Beras

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Jum'at, 19 Maret 2021 18:23 WIB
Mendag mengatakan pemerintah tidak akan melakukan impor beras jika stok dalam negeri bisa dipenuhi oleh para petani.
Stok Masih Aman, Mendag Tegaskan Tak Akan Impor Beras (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan impor beras jika stok dalam negeri bisa dipenuhi oleh para petani.  

“Kalo panen bagus maka Bulog akan mengisi stoknya itu dari dalam negeri. Jadi jika penyerapan bagus kita tidak perlu impor. Tahun 2019 kita tidak impor, ini mekanisme yang dinamis sekali,” kata Lutfi dalam Konferensi Persnya, Jumat (19/3/2021) 

Dia pun menekankan bahwa aturan yang ada saat ini bahwa Bulog itu harus mempunyai stok cadangan beras sebasar 1,5 juta ton. Hal ini, merupakan bagian tugas dari kemendag untuk memastikan stok beras itu ada.  

“Bulog itu harus punya iron stok 1,5 juta ton. Baik Bulog akan melakukan pengadaan baik dari dalam atau pun dari Internatianal," ucapnya. 

Selain itu, Lutfi juga menepis anggapan tidak adanya koordinasi antar kementerian dan lembaga. Menurutnya tidak ada perbedaan statmen antara Kemendag, Kementan dan Bulog. 

“Saya tidak melihat ada perbedaan statmen antara Kemendag, Kementan dan Bulog. Tapi pakemnya Bulog harus punya iron stok. Kita tidak pernah bilang kalo lebih atau kurang. Kita hanya bilang bahwa Bulog harus mempunyai iron stok 1,5 juta ton,” terangnya. 

Dirinya sebagai Mendag juga memikirkan kemungkinan terburuk jika nantinya beras dalam negeri tidak terpenuhi. Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) meramalkan bahwa beras akan melimpah.  

“Saya harus memikirkan yang tidak dipikirkan sama yang lain.  Pada tahun ini kita mau panen, kita ingin lihat benar gak ramalan dari BPS. Kalo terpenuhi kita tidak impor,” ungkapnya. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD