Selain itu, hilirisasi juga mulai diarahkan pada komoditas udang dan kelapa. Menurut Rosan, investasi hilirisasi kelapa senilai USD100 juta yang masuk tahun ini mampu menciptakan sekitar 30 ribu lapangan kerja.
"Tahun ini kita memiliki investasi untuk kelapa, untuk hilirisasi kelapa hanya USD100 juta, tapi itu menciptakan 30.000 lapangan kerja," kata Rosan.
Di sisi lain, Rosan menegaskan pemerintah terus memperbaiki iklim investasi nasional guna menarik lebih banyak investor. Upaya tersebut dilakukan melalui penyederhanaan regulasi, pemangkasan birokrasi, hingga peningkatan kepastian kebijakan bagi investor.
"Kita terbuka untuk bisnis. Jadi itulah mengapa kita mencoba untuk memangkas birokrasi, mengurangi jumlah regulasi yang tidak perlu, kebijakan dari semua tingkat yang berbeda dan juga memberikan kepastian lebih tidak hanya untuk investasi yang datang ke Indonesia tetapi juga investasi domestik," ujarnya.
(Febrina Ratna Iskana)