AALI
12150
ABBA
188
ABDA
6250
ABMM
3030
ACES
980
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5800
ADHI
690
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3120
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
63
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
292
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.79
-0.27%
-1.48
IHSG
6890.73
-0.34%
-23.41
LQ45
1013.70
-0.22%
-2.23
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26713.08
-0.13%
-35.06
NYSE
15290.38
1.69%
+254.51
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Omicron

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Minggu, 16 Januari 2022 21:14 WIB
Kemenkes Thailand umumkan kasus kematian pertama akibat varian Omicron.
Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Omicron (Dok.MNC Media)
Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Omicron (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Thailand telah melaporkan kematian pertamanya akibat varian virus corona Omicron yang sangat menular. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat kesehatan, Minggu (16/01/2022).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Thailand, Rungrueng Kitphati mengatakan kasus kematian pertama merupakan seorang wanita berusia 86 tahun dari provinsi selatan Songkhla. Wanita tersebut juga mengalami Alzheimer.

"Wanita itu adalah pasien Alzheimer yang terbaring di tempat tidur," kata juru bicara kementerian kesehatan Rungrueng Kitphati dikutip Channel News Asia (CNA), Minggu (16/1/2022).

Lebih lanjut, Rungrueng menambahkan kasus kematian pertama seperti itu diperkirakan karena Thailand sejauh ini telah melaporkan lebih dari 10 ribu kasus Omicron.

Meskipun telah terjadi kasus kematian, pihak pemerintah menyatakan Thailand tidak memerlukan tindakan penahanan lebih lanjut.

Sebagai informasi tambahan, Thailand melaporkan sekitar 8.077 kasus infeksi baru dan sembilan kematian pada hari Minggu (16/1/2022). Sehingga total menjadi lebih dari 2,3 juta kasus dan hampir 22 ribu kematian sejak pandemi dimulai pada 2020.

Adapun, sekitar 66 persen dari sekitar 72 juta yang tinggal warga Thailand telah menerima dua dosis vaksin COVID-19 dan sekitar 14,9 persen telah menerima suntikan penguat atau booster.

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD