AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Tingkatkan Nilai Perdagangan Jadi USD50 Miliar, Wamendag Temui Pelaku Usaha India

ECONOMICS
Heri Purnomo
Minggu, 15 Mei 2022 09:07 WIB
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga melakukan pertemuan dengan pelaku usaha India di Indonesia dengan hadir di Hotel The Langham.
Tingkatkan Nilai Perdagangan Jadi USD50 Miliar, Wamendag Temui Pelaku Usaha India. (Foto: MNC Media)
Tingkatkan Nilai Perdagangan Jadi USD50 Miliar, Wamendag Temui Pelaku Usaha India. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga melakukan pertemuan dengan pelaku usaha India di Indonesia dengan hadir di Hotel The Langham, Jakarta, Selasa (10/5). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan kedua negara menjadi USD50 miliar.

"Pertemuan ini sejalan dengan target pemimpin kedua negara untuk meningkatkan nilai perdagangan Indonesia-India menjadi USD50 miliar pada 2025. Diharapkan kedua negara dapat menjalani pemulihan ekonomi dan menjadi lebih kuat," jelas Wamendag Jerry dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Sabtu (24/5/2022)

Dalam pertemuan tersebut turut hadir urut hadir Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dan Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi. 

Selain itu, terdapat 45 pelaku usaha menginisiasi perkenalan dan mengutarakan perhatiannya terkait peluang usaha di Indonesia, seperti kendala impor bahan baku dan perizinan berusaha. Mereka juga menyampaikan apresiasinya atas bantuan pemerintah Indonesia untuk keberlangsungan usahanya.

Menurut data Badan Pusat Statistik, ekspor Indonesia ke India pada 2021 membukukan nilai USD13,2 miliar atau meningkat 27,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Produk ekspor utamanya yaitu batu bara, minyak kelapa sawit, besi paduan, asam lemak monokarbosilik industri, dan bijih tembaga. Sementara, impor utama Indonesia dari India yaitu produk besi setengah jadi, gula tebu atau bit, kacang tanah, daging sapi beku, dan besi paduan. 

Wamendag menjelaskan, India merupakan sumber penanaman modal asing (foreign direct investment/FDI) ke-26 bagi Indonesia.

"Realisasi investasi India di Indonesia tercatat USD49,5 juta yang tersebar dalam 465 proyek. Tiga sektor terbesar meliputi industri tekstil; lahan bangunan, kawasan industri, dan aktivitas bisnis; serta perdagangan dan reparasi," ungkap Wamendag. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD