AALI
9650
ABBA
292
ABDA
6325
ABMM
1390
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3580
ADHI
830
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2240
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
376
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1330
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
246
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.30
-0.79%
-4.00
IHSG
6592.23
-0.79%
-52.82
LQ45
940.95
-0.75%
-7.07
HSI
24129.48
-0.37%
-88.55
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,852 / gram

Wapres Minta Menkes Kurangi Tes Covid Pakai Antigen

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Kamis, 22 Juli 2021 13:01 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengurangi tes covid-19 menggunakan antigen.
Wapres Minta Menkes Kurangi Tes Covid Pakai Antigen
Wapres Minta Menkes Kurangi Tes Covid Pakai Antigen

IDXChannel - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengurangi tes covid-19 menggunakan antigen, pasalnya tes rapid antigen ini memiliki positivity rate yang sangat rendah dibandingkan swab Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction atau swab PCR.

“Antigen itu kalau saya amati positivity ratenya rendah, dan saya pernah usulkan disampaikan Menkes supaya jangan terlalu banyak di antigen. Karena itu antigen ini jangan terlalu banyak, karena tingkat positivity ratenya menjadi sangat rendah,” ungkap Ma’ruf dalam video Youtube Wakil Presiden, Kamis (22/7/2021).

Wapres juga ingin tiap daerah mampu menurunkan level penularannya. Semisal daerah yang sebelumnya masuk level empat bisa turun jadi level tiga. "Jangan sampai terjadi sebaliknya. Jadi penting bagaimana menjaga ini," ujarnya.

Selain itu, Ma’ruf Amin juga menyoroti rendahnya penyerapan anggaran penanganan Covid-19, pada saat mengikuti rapat koordinasi dengan kepala daerah se-Jawa Timur secara virtual. Ia meminta agar ini benar-benar dipacu.

"Mohon perhatian tadi yang disampaikan Mendagri banyak yang masih rendah penyerapan anggaran untuk penanganan Covid, karena itu saya minta ini benar-benar dipacu," katanya.

Wapres juga ingin konsolidasi data penanganan Covid-19 terus dilakukan. Jangan sampai ada kepala daerah yang tidak tahu jumlah vaksin yajg masuk ataupun keluar.

"Juga koordinasi tentang berbagai masalah BOR, masalah oksigen di semua kabupaten sehingga bisa dilakukan antisipasi secara lebih cepat," terangnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD