AALI
9275
ABBA
282
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
725
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
815
ADMF
8150
ADMG
177
ADRO
3240
AGAR
316
AGII
2230
AGRO
755
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1150
AKSI
272
ALDO
740
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.45
0.73%
+3.96
IHSG
7170.84
0.52%
+37.38
LQ45
1023.55
0.71%
+7.19
HSI
19722.54
-1%
-199.91
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Bareskrim Segera Sita Uang Rp1,9 M Pemberian Indra Kenz ke Fakarich

ECOTAINMENT
Puteranegara
Selasa, 05 April 2022 12:57 WIB
Penyidik Bareskrim Polri mengendus adanya aliran dana sebesar Rp1,9 miliar dari Indra Kenz ke Fakarich yang berasal dari penipuan Aplikasi Binomo. 
Bareskrim Segera Sita Uang Rp1,9 M Pemberian Indra Kenz ke Fakarich (FOTO: MNC Media)
Bareskrim Segera Sita Uang Rp1,9 M Pemberian Indra Kenz ke Fakarich (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Penyidik Bareskrim Polri mengendus adanya aliran dana sebesar Rp1,9 miliar dari Indra Kenz ke Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama yang berasal dari penipuan Aplikasi Binomo

"Barang bukti yang ada keterkaitan pasti disita sesuai kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) dan peraturan kapolri (Perkap)," kata Dir Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Disisi lain, Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara menyatakan bahwa, uang tersebut sampai saat ini masih belum disita. Namun, kedepannya, akan dilakukan penyitaan untuk kebutuhan proses penyidikan. 

"Uang tersebut sementara belum disita dan akan kita sita," ujar Chandra dikonfirmasi terpisah. 

Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri resmi menetapkan Fakarich sebagai tersangka kasus dugaan penipuan Aplikasi Binomo. 

Penyidik menemukan adanya aliran dana Rp1,9 miliar dari Indra Kesuma alias Indra Kenz ke Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama, terkait Aplikasi Binomo.

Atas perbuatannya, Fakarich disangka melanggar Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD