Namun belum diketahui pasti kapan kebijakan tersebut akan berlaku. Meski demikian, langkah ini diharapkan dapat membuat perjalanan ke Korea Selatan lebih mudah dan hemat waktu.
Dampak positif dari adanya kebijakan bebas visa ini bisa membuka peluang baru bagi wisatawan asal Indonesia. Di mana persiapan perjalanan jadi lebih simpel tanpa harus mengurus visa turis tradisional.
Pemerintah Korea Selatan juga berupaya untuk memperluas minat wisatawan mancanegara untuk mengunjungi tempat lain selain Seoul. Dalam paket kebijakan ini, terdapat kampanye ‘Visit Korea Year’ yang akan berlangsung pada 2027–2029.
Kampanye tersebut akan mempromosikan produk pariwisata berbasis gaya hidup warga lokal. Mulai dari K-Beauty, K-Food, hingga pengalaman trek K-Hiking untuk menangkap peluang perubahan selera wisatawan asing yang kini ingin merasakan keseharian warga lokal di negeri gingseng tersebut, alih-alih hanya mengunjungi landmark tertentu.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengatakan pemerintah akan meningkatkan infrastruktur pariwisata dan menghentikan praktik mark-up harga yang agresif untuk meningkatkan pariwisata hingga tingkat regional.
(Nadya Kurnia)