Melansir CNA (28/4/2026), Swift mendaftarkan merek dagang atas suara dan wajahnya ke US Patent and Trademark Office (Kantor Paten dan Merek Dagang AS) pada Jumat (24/4/2026) silam. TAS Rights Management miliknya diajukan sebagai pemilik klip suara dan citra wajahnya.
Dua klip audio tersebut adalah potongan suara Swift untuk Amazon Music Unlimited dan Spotify, berisi kalimat perkenalan dan promosi yang lumrah direkam oleh penyanyi dan musisi sebagai konten promosi.
Sementara gambar atau citra yang didaftarkan sebagai merek dagang adalah foto Swift di panggung mengenakan kostum sequin sambil memegang gitar berwarna pink.
Pengacara merek dagang Josh Gerben mengatakan pendaftaran aset suara dan wajah tersebut dilakukan oleh Swift untuk melindungi diri dari ancaman yang muncul dari penggunaan artificial intelligence.
Dia mengatakan pendaftaran suara penyanyi atau selebriti kini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan pendaftaran merek dagang yang paling baru, belum lumrah dilakukan oleh banyak selebriti.