AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

Cara Disney Bertahan, CEO Potong Gaji & 43.000 Karyawan Dirumahkan

IDXTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Senin, 13 April 2020 13:00 WIB
Penutupan taman hiburan Disney akibat pandemi Covid-19, membuat Walt Disney World Resort merumahkan 43.000 karyawan dari serikat pekerja.
Cara Disney Bertahan, CEO Potong Gaji & 43.000 Karyawan Dirumahkan. (Foto: Ist)

IDXChannel – Penutupan taman hiburan Disney akibat pandemi Covid-19, membuat Walt Disney World Resort merumahkan 43.000 karyawan dari serikat pekerja.

Penutupan Taman Hiburan Disney di Asia sudah berlangsung sejak Februari 2020, sedangkan di Amerika Serikat dan di Prancis dilakukan pada Maret 2020.

Namun tidak semua pekerja dirumahkan, keputusan yang disepakati Disney dan serikat pekerja menyatakan sebanyak 200 orang tetap bekerja selama pandemic Covid-19 untuk memastikan operasional perusahaan tetap berjalan.

Sebelumnya Disney telah mengumumkan rencana serupa bagi para pekerja yang tidak tergabung dalam serikat. Bagi pekerja yang akan dirumahkan, akan tetap menerima asuransi kesehatan maksimal 12 bulan ke depan.

“Kami sangat senang telah mencapai kesepakatan dengan Koalisi Serikat Pekerja yang akan menjamin asuransi kesehatan bagi karyawan selama cuti, bahkan dukungan pendidikan, serta program bantuan lainnya diberikan selama cuti yang akan dimulai 19 April nanti,” jelas pengelola Walt Disney Resort.

Diungkapkan pengelola Walt Disney Resort, pihaknya memperingatkan kepada para investornya bahwa bisnis perusahaan ini mengalami penekanan akibat wabah Covid-19.

Bahkan Executive Chairman Bob Igor berjanji tak akan mengambil gaji selama Covid-19 dan gaji CEO Bob Chapek siap dipangkas hingga 50%. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD