Viral Video Promosi Odading Mang Oleh di Sosmed, RK Angkat Ade Jadi Duta UMKM

IDXTainment
Shifa Nurhaliza
Jumat, 18 September 2020 11:00 WIB
Video Odading Mang Oleh viral di sosial media saat mempromosikan roti goreng odading di salah satu wilayah di Bandung
Viral Video Promosi Odading Mang Oleh di Sosmed, RK Angkat Ade Jadi Duta UMKM. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pasca video Odading Mang Oleh viral di sosial media saat mempromosikan roti goreng odading di salah satu wilayah di Bandung, membuat sang pembuat konten Ade Londok diundang oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai duta UMKM.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, akhirnya mengangkat Ade Londok sebagai duta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang kuliner Jabar, karena berhasil mempopulerkan salah satu makanan khas di Jawa Barat.

"Kang Ade akan saya tugaskan mempromosikan UMKM kuliner di Jabar," ujar Kang Emil di Baranang Siang, Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).

Ade Londok menjadi buah bibir di dunia maya usai video memakan Odading Mang Oleh yang ia unggah viral di media sosial Instagram. Dalam video itu, ia mempromosikan Odading Mang Oleh dengan menggebu-gebu dan disisipi kalimat bahasa Sunda.

"Odading Mang Oleh. Mmmm rasanya seperti Anda menjadi Iron Man. Belilah Odading Mang Oleh di dieu (di sini)..." begitu sepenggal kalimat yang diucapkan Ade Londok, seperti dikutip iNews.

Aksi Ade Londok berhasil mengangkat Odading Mang Oleh atau lengkapnya bernama "Odading Nusa Sari Pak Sholeh" di Jalan Baranang Siang, Kosambi, hingga penjualan meningkat drastis. Bahkan para pembeli pun rela antri hingga mengular ke pinggir jalan, demi mencicipi roti goreng berbentuk persegi itu seharga Rp1.500.

Kang Emil menilai cara promosi unik yang dilakukan Ade Londok berhasil mencuri perhatian warga sehingga lapak Odading Mang Oleh banyak diserbu warga. Meski begitu, dirinya berpesan kepada Ade Londok bisa lebih berhati-hati dalam memilih kata saat promosi produk lewat video.

"Beliau bisa membuat satu produk menjadi terkenal salah satunya dengan skill bahasa, tapi saya titip ke depan bahasanya harus lebih sopan, ya," tandas kang Emil. (*)

Baca Juga