Penambahan armada tersebut diyakini akan memperkuat kapasitas operasional perseroan, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui penempatan kapal pada proyek-proyek offshore dengan nilai tambah tinggi.
Selain itu, memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) ETC, khususnya dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.
Perseroan mengakui bahwa penggunaan pembiayaan eksternal akan meningkatkan liabilitas. Namun, peningkatan tersebut dapat diimbangi oleh potensi pendapatan dari optimalisasi operasional kapal, sehingga tetap menjaga kinerja keuangan secara berkelanjutan.
(DESI ANGRIANI)