Nilai tersebut mencakup pembayaran pajak, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta peningkatan penerimaan fiskal dari sektor-sektor terkait.
"Dari perspektif eksternal, aktivitas ekspor Perseroan juga berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap neraca pembayaran Indonesia," ujar Uka.
Total ekspor AMNT tercatat mencapai USD10,29 miliar selama periode kajian, yang menghasilkan penghematan devisa bersih sebesar USD7,66 miliar, atau rata-rata USD1,09 miliar per tahun.
Temuan ini mengindikasikan peran AMMAN dalam memperkuat stabilitas eksternal dan cadangan devisa Indonesia.
Sementara dalam aspek ketenagakerjaan, aktivitas AMNT rata-rata menghasilkan sekitar 55 ribu lapangan kerja per tahun secara nasional.
Angka ini mencapai puncaknya pada 2024, dengan lebih dari 105 ribu kesempatan kerja. Penciptaan lapangan kerja tidak hanya berasal dari kegiatan operasional langsung perusahaan, tapi juga melalui efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor-sektor ekonomi lain yang terhubung langsung dan tidak langsung dalam rantai pasok domestik.