IDXChannel – JPMorgan melihat kembalinya animal spirit di pasar saham Indonesia pada 2026, seiring berakhirnya tahun transisi politik pada 2025 dan membaiknya prospek ekonomi domestik.
Bank investasi asal Amerika Serikat (AS) itu menilai kombinasi belanja pemerintah yang lebih agresif, pelonggaran moneter, serta meredanya ketegangan geopolitik global akan menjadi pendorong utama pasar saham di 2026.
Sebagai gambaran, animal spirit merujuk pada dorongan psikologis berupa optimisme dan kepercayaan pelaku pasar dalam mengambil risiko investasi, yang sering kali melampaui pertimbangan rasional semata dan menjadi penggerak utama dinamika pasar keuangan.
Dalam laporan riset terbarunya, JPMorgan menetapkan target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir 2026 di level 9.100, dengan asumsi pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) sebesar 8 persen dan valuasi price to earnings (P/E) 15 kali.
Sementara itu, target bull case dipatok di 10.000, sedangkan bear case di 7.800.