Dengan kata lain, saham-saham dalam sektor itu dipandang kurang menarik dan berpotensi memberikan hasil investasi yang negatif jika dihitung berdasarkan total kapitalisasi pasarnya.
Rekomendasi reduce menunjukkan bahwa harga saham diperkirakan turun dalam 12 bulan ke depan. Investor disarankan mengurangi porsi kepemilikan karena potensi imbal hasilnya diperkirakan berada di bawah 0 persen.
Sementara, rekomendasi hold berarti saham diperkirakan memberikan imbal hasil yang relatif datar hingga positif ringan dalam 12 bulan ke depan, yaitu antara 0 persen hingga sekitar 10 persen. Maksudnya, nvestor dapat mempertahankan kepemilikan, tetapi prospeknya belum cukup kuat untuk disarankan menambah posisi.
Selain itu, valuasi sektor saat ini disebut sudah berada di atas rata-rata price to earnings (rasio P/E) dalam lima tahun terakhir.
Meski demikian, CGSI mencatat adanya potensi katalis positif, antara lain gangguan pasokan di China dan pemangkasan produksi yang lebih agresif di negara eksportir utama, termasuk Indonesia. Harga batu bara yang bergerak lebih tinggi dari perkiraan juga dapat menjadi penopang tambahan bagi sektor ini. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.