"Bank yang mengedepankan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital, akan selalu membutuhkan pola kerja seperti ini, karena pengembangan produk dan layanan melibatkan banyak fungsi," ujar Pratomo.
Pratomo pun menyatakan bahwa kelincahan dalam pengambilan keputusan menjadi penting agar organisasi dapat merespons kebutuhan nasabah dan perubahan pasar dengan cepat.
Namun, ruang untuk mengambil keputusan juga perlu diikuti dengan kemampuan yang terus berkembang.
Karenanya, Bank Jago secara konsisten mengembangkan capability journey untuk membantu karyawan dalam melihat kemampuannya, sekaligus juga menentukan hal-hal yang masih perlu diperkuat demi memaksimalkan kinerja yang dilakukan.
Pendekatan tersebut diklaim Pratomo dapat mengubah cara karyawan dalam melihat karier, di mana grafik pertumbuhan karyawan tidak semata-mata dan selalu berarti naik jabatan.