AALI
9900
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1470
ACES
1235
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
1020
ADMF
7700
ADMG
192
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1510
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4120
AKSI
420
ALDO
1050
ALKA
244
ALMI
240
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.64
1.09%
+5.43
IHSG
6540.95
0.51%
+33.27
LQ45
940.88
1%
+9.34
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,360 / gram

Bank Neo (BBYB) Bakal Lepas Saham Baru Rp2,5 Triliun

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 22 November 2021 12:37 WIB
Bank Neo Commerce (BBYB) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) V atau rights issue pada 18 November 2021.
Bank Neo (BBYB) Bakal Lepas Saham Baru Rp2,5 Triliun (FOTO: Ist)
Bank Neo (BBYB) Bakal Lepas Saham Baru Rp2,5 Triliun (FOTO: Ist)

IDXChannel - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) V atau rights issue pada 18 November 2021.

Berdasarkan prospektusnya yang dirilis hari ini (22/11/2021), BBYB akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.927.162.193 saham baru. Nilai nominal saham baru sebesar Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp1.300 per saham.

Dengan demikian, perseroan akan berpotensi memperoleh dana sebesar Rp2,5 triliun dari aksi tersebut. Saham hasil pelaksanaan HMETD yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD V ini memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh perseroan, termasuk hak atas dividen.

Saham hasil pelaksanaan HMETD yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD V ini memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh perseroan, termasuk hak atas dividen.

“Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down),” tulis manajemen di keterbukaan informasi BEI.

Apabila pemegang saham lama tidak melaksanakan haknya, maka akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi), yaitu sebesar 20,45 persen. BBYB menetapkan tanggal terakhir perdagangan dengan HMETD di pasar reguler dan pasar negosiasi 26 November 2021, sedangkan di pasar tunai pada 30 November 2021.

Adapun, tanggal mulai perdagangan tanpa HMETD di pasar reguler dan pasar negosiasi 29 November 2021, sedangkan di pasar tunai 1 Desember 2021. Kemudian, tanggal pencatatan (record date) pada 30 November 2021. Lalu, tanggal distribusi jatuh pada 1 Desember 2021.

Periode perdagangan HMETD akan dilaksanakan selama 5 hari kerja, yakni 2-8 Desember 2021. Selanjutnya, tanggal akhir pembayaran pemesanan saham tambahan dijadwalkan pada 10 Desember 2021.

“HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi,” jelasnya.

PT Akulaku Silvrr Indonesia (Akulaku) sebagai pemegang saham pengendali, Rockcore Financial Technology Co. Ltd. selaku pemilik lebih dari 5 persen saham perseroan dan merupakan satu kelompok usaha dengan Akulaku dan PT Gozco Capital selaku pemilik lebih dari 5 persen saham perseroan telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD V.

Manajemen mengungkapkan dalam PMHMETD V ini tidak terdapat pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan, maka terhadap seluruh HMETD yang tersisa tersebut tidak akan dikeluarkan saham dari portepel. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD