AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Bank Syariah Indonesia (BRIS) Target Laba Naik 25 Persen di 2022 

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Sabtu, 24 September 2022 05:00 WIB
BRIS menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 25% hingga akhir tahun 2022.
Bank Syariah Indonesia (BRIS) Target Laba Naik 25 Persen di 2022  (Dok.MNC)
Bank Syariah Indonesia (BRIS) Target Laba Naik 25 Persen di 2022  (Dok.MNC)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 25% hingga akhir tahun 2022. Sementara itu, hingga semester pertama 2022, BRIS membukukan laba sebesar Rp2,13 triliun.

Sekretaris Perusahaan BRIS Gunawan Arief Hartoyo menjelaskan, untuk mencapai target tersebut perseroan akan mendorong beberapa hal yakni, dengan melakukan ekspansi pembiayaan di kisaran 11% hingga 13%.

Selain itu, perseroan juga akan menjaga kualitas pembiayaannya agar tetap sehat dan berkelanjutan atau sustainable. Ia menyebut, kualitas pembiayaan yang sehat dan sustainable merupakan syarat untuk menjaga portofolio perseroan.

“Maka kualitas pembiayaan perseroan akan kami jaga di kisaran 2,7% hingga 2,8%, demi mencapai target laba tumbuh 25%,” kata Gunawan dalam konferensi pers, Jumat (23/9/2022).

Selanjutnya, perseroan juga memproyeksikan capaian dana murah atau CASA sebesar 60%. Ia menambahkan, BRIS juga akan mengembangkan optimalisasi penghimpunan atau pengumpulan pendapatan yang berasal dari fee based income.

Adapun, penghimpunan pendapatan tersebut diproyeksikan tumbuh 15% hingga akhir tahun ini dan berasal dari bisnis digital perseroan, transaksi gadai emas, bisnis treasury, serta pemulihan pembiayaan. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD