AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

BEI Pantau Pergerakan Saham BBYB dan YELO, Ini Penyebabnya

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Rabu, 24 Februari 2021 11:45 WIB
(BEI) kini tengah memantau pergerakan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan Saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) dan waran seri I (YELO-W).
BEI Pantau Pergerakan Saham BBYB dan YELO, Ini Penyebabnya. (Foto : MNC Media)
BEI Pantau Pergerakan Saham BBYB dan YELO, Ini Penyebabnya. (Foto : MNC Media)

IDXChannel – Mencermati adanya peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA), Bursa Efek Indonesia (BEI) kini tengah memantau pergerakan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan Saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) dan waran seri I (YELO-W) .

Berdasarkan pengumuman UMA yang ditandangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Pengawasan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, pada Rabu (24/2/2021), saham tersebut mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan untuk saham YELO dan BBYB dan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada efek Waran Seri I PT Yelooo Integra Datanet (YELO-W) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Menurut informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi pada 22 Februari 2021 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait pengumuman RUPS untuk saham BBYB dan pada 22 Februari 2021 terkait penyampaian bukti iklan pengumuman rencana RUPSLB perseroan Maret 2021 untuk saham YELO dan YELO-W.

Ditegaskan Lidia, bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang- undangan di bidang Pasar Modal. Selaku regulator, BEI juga mengimbau kepada investor untuk memerhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

"Kemudian, investor juga harus mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS serta Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi," pungkas Lidia dalam keterangan BEI. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD