sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Tegaskan IPO Tak Bikin Pendiri Kehilangan Kendali, Ini Faktanya

Market news editor Anggie Ariesta
21/02/2026 10:30 WIB
BEI menegaskan, status sebagai perusahaan terbuka (go public) tidak serta-merta menghilangkan peran pendiri dalam menentukan arah bisnis.
BEI Tegaskan IPO Tak Bikin Pendiri Kehilangan Kendali, Ini Faktanya. (Foto: Ilustrasi)
BEI Tegaskan IPO Tak Bikin Pendiri Kehilangan Kendali, Ini Faktanya. (Foto: Ilustrasi)

“Banyak pelaku usaha khawatir kehilangan kendali setelah IPO. Padahal, dengan perencanaan struktur kepemilikan yang tepat dan penerapan tata kelola yang baik, perusahaan tetap dapat menjaga arah strategisnya. Bahkan, menjadi perusahaan terbuka dapat meningkatkan kredibilitas dan daya saing,” katanya.

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) dinilai menjadi instrumen penting untuk meminimalkan risiko usaha sekaligus membuka akses pendanaan yang lebih luas. Dengan tata kelola yang solid, perusahaan berpotensi tumbuh lebih berkelanjutan dan lintas generasi.

BEI juga menyadari masih banyak perusahaan dengan fundamental kuat, namun belum siap secara administratif maupun struktural untuk melantai di bursa. Untuk itu, BEI menyediakan program pendampingan gratis melalui IDX Incubator.

Program ini membantu perusahaan dalam penataan struktur modal agar hak suara tetap terjaga di tangan pengendali, transformasi tata kelola dan kesiapan dokumen sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta peningkatan reputasi guna membangun kepercayaan investor sejak tahap awal.

Saat ini, pasar modal Indonesia berada dalam fase ekspansi signifikan. Jumlah investor telah melampaui 21 juta Single Investor Identification (SID) dengan lebih dari 900 perusahaan tercatat di BEI. Capaian tersebut menempatkan aktivitas IPO Indonesia sebagai salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement