Meski kondisi seperti itu, investor tetap perlu memperhatikan batas maksimal pemesanan sebesar 10 persen dari total nilai IPO atau Rp30,6 miliar per SID, serta memastikan ketersediaan dana dalam sistem “No Funds, No Order”.
Berdasarkan perencanaannya, alokasi dana hasil IPO akan difokuskan untuk ekspansi anorganik, termasuk akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) guna memperkuat lini bisnis angkutan laut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat posisi WBSA di industri logistik nasional.