IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Rabu (8/1/2026), setelah mengawali tahun baru dengan reli kuat yang mendorong pasar ke level tertinggi baru, meski ketegangan geopolitik global masih membayangi.
Indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang bergerak naik-turun antara zona merah dan hijau, sementara indeks Nikkei Jepang NI225 turun 0,94 persen dan Hang Seng Hong Kong minus 1,26 persen.
Di sisi lain, Shanghai Composite naik 10,12 persen, KOSPI Korea Selatan tumbuh 0,76 persen, ASX 200 Australia terkerek 0,77 persen, dan STI Singapura naik tipis 0,05 persen.
Di pasar berjangka, Nasdaq futures melemah 0,02 persen, sedangkan S&P 500 futures naik tipis 0,05 persen. Kontrak berjangka Eropa justru diperdagangkan melemah.
“Sepertinya pasar Asia hanya sedang mengambil jeda setelah awal 2026 yang sangat kuat,” ujar Kepala Strategi Investasi Saxo, Charu Chanana, dikutip Reuters.